Coban Slimpring, Pesona Tersembunyi dari Kasembon



Tersembunyi di lebatnya Taman Hutan Raya Soerjo di lereng pegunungan Anjasmoro bagian selatan. Tepatnya di desa Pait, kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang. Terdapat air terjun cantik yang menjulang setinggi 125 meter. Coban Slimpring namanya. Aliran airnya tak begitu deras, jernih, sejuk, dan segar. Jika kamu haus, kamu juga bisa meminum langsung air sungainya lho. Karena airnya belum terkontaminasi apapun.



Untuk ke Coban Slimpring, jika kamu dari Malang / Batu, ikuti jalan Raya Batu-Kandangan melewati Pujon-Ngantang-Kasembon. Jika kamu dari Kediri / Jombang, ikuti jalan raya Kandangan-Batu hingga memasuki kecamatan Kasembon. Jika kamu dari Blitar, ikuti jalan raya Wlingi-Ngantang, melewati Wlingi-desa Semen-Ngantang-Kasembon. Sampai kecamatan Kasembon, cari gapura anda masuk desa Pait. Sampai desa Tangkil, arahkan kendaraanmu menuju ke dusun Tangkil.

Sampai dusun Tangkil, perjalanan dilanjutkan jalan kaki selama 1 jam - 3 jam. Tergantung kondisi fisik masing-masing. Perjalanan pertama tidak terlalu berat karena hanya melewati sawah dan perkebunan kopi warga. Selepas perkebunan kopi anda akan mulai memasuki hutan. Di sini jalur trekkingnya lumayan menguras tenaga karena akan meyeberang sungai sebanyak 4 kali dan jalurnya dominan menanjak.

Air terjun kecil di tengah perjalanan menuju Coban Slimpring.

Akhirnya setelah berjalan cukup lama Coban Slimpring pun mulai terlihat. Kemudian perjalanan dilanjut 10 menit lagi. Dan sampailah kamu di Coban Slimpring.
























Saran Ane:
  1. Jika cuaca memburuk segera pulang, 
  2. Jangan ambil apapun selain foto, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak langkahmu.
  3. Patuhi aturan warga dan hormati kearifan lokal warga.
  4. Gunakan sandal anti selip agar tidak mudah terpeleset.
  5. Siapkan fisik anda.
  6. Jangan malu bertanya agar tidak tersesat.
Koordinat GPS: 07°47′42.5″S 112°24′11.3″E

Komentar

  1. Dari gapura ke coban slimpring jaraknya brp km?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dari desa pait dusun tangkil rumah warga terakhir bisa jalan kaki kurang lebih 2km. Jalan setapak tidak terlallu menanjak dengan pemandangan alam yang sangat indah

      Hapus

Posting Komentar

Menerima Kripik, Saran, dan Paido