- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya

Informasi Rute
1. Jika
kamu pakai kendaraan pribadi:
Dari Malang / Kepanjen: pacu kendaraanmu menuju Gondanglegi-Turen-Dampit-Tirtoyudo-Ampelgading hingga ada banner Coban Sewu lalu ikuti petunjuk arah yang ada.
Dari Malang / Kepanjen: pacu kendaraanmu menuju Gondanglegi-Turen-Dampit-Tirtoyudo-Ampelgading hingga ada banner Coban Sewu lalu ikuti petunjuk arah yang ada.
Dari Lumajang: arahkan kendaraan anda menuju Sumbersuko-Tempeh-Pasirian-Candipuro-Pronojiwo. Setelah melewati banner Gua Tetes nanti ada petunjuk jalan ke Coban Tumpak Sewu. Ikuti saja petunjuk yang ada.
2. Jika
kamu pakai kendaraan umum:
Dari Kepanjen: Naik mikrolet jurusan Gondanglegi. Tiba di Gondanglegi turun lalu naik mikrolet jurusan Turen. Sampai di Turen, dilanjutkan naik bus tujuan Lumajang. Turun di Coban Sewu dan sebutkan nama desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading, atau sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang. Lanjut jalan kaki 500 meter-800 meter. Tergantung sopir menurunkan anda di mana. Biasanya ya di pertigaan dekat kantor desa Sidorenggo atau perempatan terakhir sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang.
Dari Malang: Dari Terminal Arjosari naik bus tujuan Lumajang, turun di Coban Sewu dan nama desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading, atau sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang. Lanjut jalan kaki 500 meter-800 meter. Tergantung sopir menurunkan anda di mana. Biasanya di pertigaan dekat kantor desa Sidorenggo atau perempatan terakhir sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang.
Dari Lumajang: Dari Terminal Minak Koncar naik bus jurusan Malang, turun di Coban Sewu dan sebut nama desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, atau sebelum gapura perbatasan Lumajang-Malang. Lanjut jalan kaki 500 meter.
Dari Kepanjen: Naik mikrolet jurusan Gondanglegi. Tiba di Gondanglegi turun lalu naik mikrolet jurusan Turen. Sampai di Turen, dilanjutkan naik bus tujuan Lumajang. Turun di Coban Sewu dan sebutkan nama desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading, atau sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang. Lanjut jalan kaki 500 meter-800 meter. Tergantung sopir menurunkan anda di mana. Biasanya ya di pertigaan dekat kantor desa Sidorenggo atau perempatan terakhir sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang.
Dari Malang: Dari Terminal Arjosari naik bus tujuan Lumajang, turun di Coban Sewu dan nama desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading, atau sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang. Lanjut jalan kaki 500 meter-800 meter. Tergantung sopir menurunkan anda di mana. Biasanya di pertigaan dekat kantor desa Sidorenggo atau perempatan terakhir sebelum gapura perbatasan Malang-Lumajang.
Dari Lumajang: Dari Terminal Minak Koncar naik bus jurusan Malang, turun di Coban Sewu dan sebut nama desa Sidomulyo, kecamatan Pronojiwo, atau sebelum gapura perbatasan Lumajang-Malang. Lanjut jalan kaki 500 meter.
Informasi
Harga Tiket Masuk dan Parkir
Berikut ini daftar biaya jika kamu ingin berlibur ke air terjun Tumpak Sewu.
Berikut ini daftar biaya jika kamu ingin berlibur ke air terjun Tumpak Sewu.
1.Harga Tiket Masuk = Rp 5.000,-/orang
(via Sidorenggo)
2.Harga Parkir = Rp 5.000,-(sepeda motor) dan Rp 10.000,-(mobil/bis)
3.Harga Guide = Rp 100.000,-/layanan (optional/bisa digunakan atau tidak)
4.Harga sewa homestay/malam = Rp 30.000,-(include teh/kopi) dan Rp 45.000,-(include teh/kopi dan makanan 1 porsi)
5.Harga perizinan camping = Rp 30.000,-/tenda
6.Uang kebersihan kamar mandi/wc=Rp 2.000,- sampai Rp 5.000,- (agak lupa, hehehe)
3.Harga Guide = Rp 100.000,-/layanan (optional/bisa digunakan atau tidak)
4.Harga sewa homestay/malam = Rp 30.000,-(include teh/kopi) dan Rp 45.000,-(include teh/kopi dan makanan 1 porsi)
5.Harga perizinan camping = Rp 30.000,-/tenda
6.Uang kebersihan kamar mandi/wc=Rp 2.000,- sampai Rp 5.000,- (agak lupa, hehehe)
Fasilitas
Nah di wisata air terjun Tumpak Sewu ini sudah ada beberapa fasilitas yang sudah tersedia lho seperti:
- Kamar Mandi. Nah setelah main air di coban Tumpak Sewu, pasti bajumu basah kan?! Nah gak usah bingung karena di bawah air terjun Tumpak Sewu ini juga ada beberapa unit kamar mandinya juga lho. Jaraknya pun lumayan dekat dengan tangga naik ke parkiran.
- WC. Ada 2 pilihan WC / toilet serta kamar mandi saat kamu berkunjung ke air terjun coban Tumpak Sewu ini. Pertama ada di dekat tempat parkir, yang kedua letaknya berada di bawah tepatnya dekat aliran sungai dari air terjun. Nah jika kamu belum ngendog, pada saat sebelum kamu turun ke dasar air terjun Tumpaksewu, ngendog lah dulu di wc yang dekat tempat parkir, karena wc yang ada di bawah (dekat dasar air terjun) hanya memadai untuk pipis saja.#HasilSurveyWCTahun2016 Jadi jika sewaktu-waktu "panggilan alam" itu terjadi kamu gak bingung mau ngendog dimana. Jarak dari dasar air terjun menuju puncaknya itu nggak dekat lho, nanjak pula. Jadi, saat kamu mau turun ke dasar air terjun Tumpak Sewu, ingatlah pepatah"Ngendoglah dulu sebelum Endogmu menyiksamu"
- Warung Makan. Pengelola wisata air terjun memang pengertian banget. Setelah capek turun ke dasar air terjun Tumpak Sewu, terus naik lagi dari dasar air terjun Tumpak Sewu menuju ke tempat parkir. Rasa lelah, letih, lapar, dan haus pasti mendera para
pejuangwisatawan yang berlibur ke air terjun Tumpak Sewu ini. Nah, di dekat tempat parkir ini sudah banyak pedagang yang siap melayani kamu hingga kamu kekenyangan, menu yang tersedia di sini bermacam-macam lho adamakananidolaanakkospastanggaltuamie instan, nasi pecel, bakso, dll. Selain itu minuman yang dijual di sini pun juga banyak. Harganya pun terjangkau banget gan. - Tempat Parkir Luas. Walaupun tempat parkirnya masih beralaskan tanah, tetapi tempat parkir di air terjun Tumpak Sewu ini juga luas lho.
Jenis
Wisata yang Bisa Dilakukan
Di air terjun Tumpak Sewu ini cocok banget buat kamu jadikan tujuan wisata:
Di air terjun Tumpak Sewu ini cocok banget buat kamu jadikan tujuan wisata:
- Wisata Alam
- Wisata Keluarga (Relatif).
NB: Khusus wisata keluarga saya sarankan untuk menikmati air terjun ini dari atas
saja karena medan untuk turun masih terlampau berat untuk anak-anak kecuali
jika si kecil sudah terbiasa melakukan aktivitas fisik yang berat.
Kegiatan yang Bisa Dilakukan
Nah, biar liburanmu ke air terjun Tumpak Sewu makin seru, ini nih referensi yang bisa kamu:
Jalur menuju air terjun Tumpak Sewu ini adalah jalur utama Malang-Lumajang, jadi lumayan mulus dan lebarnya sekitar 5-8 meter. Jadi lumayan enak dilalui berbagai jenis kendaraan seperti:
Kegiatan yang Bisa Dilakukan
Nah, biar liburanmu ke air terjun Tumpak Sewu makin seru, ini nih referensi yang bisa kamu:
- Main air. Bagi kamu yang turun ke dasar air terjun Tumpak Sewu ini, rugi banget jika kamu tidak merasakan dinginnya air di sini. Jika air yang berasal dari sungai Glidik ini, kotor (akibat aktivitas pertambangan di atas air terjun), maka kamu bisa main air di air terjun yang berasal dari mata air yang lokasinya berada di air terjun bagian barat.
- Menikmati suasana alam dan gemuruh air terjun. Nah, bagi kamu yang malas turun ke dasar air terjun. Menikmati suasana air terjun dari atas, juga bukan pilihan yang buruk. Tapi jangan sampai kamu melompati pagarnya ya.
- Camping. Air terjun Tumpak Sewu ini juga bisa banget buat referensi kamu sebagai tempat camping yang epic banget. Tapi kamu harus izin ke pengelolanya dulu ya.
- Foto-foto. Pecinta fotografi maupun swafoto, wajib liburan ke air terjun Tumpak Sewu ini. Selain akses menuju air terjun Tumpak Sewu ini mudah dijangkau, pemandangan di air terjun Tumpak Sewu ini amazing banget.
Jalur menuju air terjun Tumpak Sewu ini adalah jalur utama Malang-Lumajang, jadi lumayan mulus dan lebarnya sekitar 5-8 meter. Jadi lumayan enak dilalui berbagai jenis kendaraan seperti:
- Sepeda
- Sepeda Motor
- Mobil
- Elf
- Bus ukuran sedang.
Tempat Wisata di Sekitar
|
|
Gambar Belum
Tersedia
|
Air Terjun Coban
Sumber Telu
|
Mbrasak Yuk
Sebetulnya dulu saya pernah posting artikel ini. Bahkan artikel tentang coban Tumpaksewu ini adalah artikel pertama saya. Tapi karena ada suatu masalah pada artikel yang lama #hiks maka saya remake artikel tersebut dan jadilah artikel ini. hehehe. Awalnya saya mendapat info dari eyang google(sengaja ngga pake mbah biar ga mainstream) tentang adanya air terjun Tumpak Sewu. Hah? Beneran nih ada air terjun ini ada di Indonesia? Dan ya memang ada di Indonesia. Dari info inilah saya tahu bahwa lokasi air terjun ini tak jauh dari Gua Tetes. Langsung deh meluncur ke Coban Tumpak Sewu. Oke guys langsung kita bahas air terjun ini dan cara turunnya.
Untuk menikmati air terjun ini ada 2 pilihan yaitu kamu bisa melihat air terjun ini dari atas maupun dari bawah. Jika kamu mau turun nih saya jelaskan. Simak baik-baik ya. Ada 3 jalur untuk turun menuju Coban Tumpak Sewu yaitu dari desa Sidorenggo(Malang), desa Sidomulyo(Lumajang) dan Gua Tetes(Lumajang).
Nah, karena waktu itu saya ke air terjun ini via desa Sidorenggo, alasannya saya berangkat dari arah Kepanjen, Malang. Jadi saya turunnya lewat jalur Malang saja. Selain itu agar bisa ngirit bensin. hahaha. Sekarang saya akan ceritakan kondisi jalur tracking dari desa Sidorenggo, Malang. Di sini setelah anda parkir, anda akan diberikan karcis parkir dan tiket masuk wisata Coban Sewu. Kemudian dilanjutkan jalan kaki melalui jalan setapak. Setelah berjalan 200 meter, anda akan disuguhi pemandangan Coban Sewu dari atas. Di spot ini juga ada warung kecilnya juga lho. Jadi bisa menikmati keindahan air terjun Tumpak Sewu ini sambil minum secangkir kopi/teh. Mantap
Sebetulnya dulu saya pernah posting artikel ini. Bahkan artikel tentang coban Tumpaksewu ini adalah artikel pertama saya. Tapi karena ada suatu masalah pada artikel yang lama #hiks maka saya remake artikel tersebut dan jadilah artikel ini. hehehe. Awalnya saya mendapat info dari eyang google(sengaja ngga pake mbah biar ga mainstream) tentang adanya air terjun Tumpak Sewu. Hah? Beneran nih ada air terjun ini ada di Indonesia? Dan ya memang ada di Indonesia. Dari info inilah saya tahu bahwa lokasi air terjun ini tak jauh dari Gua Tetes. Langsung deh meluncur ke Coban Tumpak Sewu. Oke guys langsung kita bahas air terjun ini dan cara turunnya.
Untuk menikmati air terjun ini ada 2 pilihan yaitu kamu bisa melihat air terjun ini dari atas maupun dari bawah. Jika kamu mau turun nih saya jelaskan. Simak baik-baik ya. Ada 3 jalur untuk turun menuju Coban Tumpak Sewu yaitu dari desa Sidorenggo(Malang), desa Sidomulyo(Lumajang) dan Gua Tetes(Lumajang).
Nah, karena waktu itu saya ke air terjun ini via desa Sidorenggo, alasannya saya berangkat dari arah Kepanjen, Malang. Jadi saya turunnya lewat jalur Malang saja. Selain itu agar bisa ngirit bensin. hahaha. Sekarang saya akan ceritakan kondisi jalur tracking dari desa Sidorenggo, Malang. Di sini setelah anda parkir, anda akan diberikan karcis parkir dan tiket masuk wisata Coban Sewu. Kemudian dilanjutkan jalan kaki melalui jalan setapak. Setelah berjalan 200 meter, anda akan disuguhi pemandangan Coban Sewu dari atas. Di spot ini juga ada warung kecilnya juga lho. Jadi bisa menikmati keindahan air terjun Tumpak Sewu ini sambil minum secangkir kopi/teh. Mantap
Selanjutnya, kita akan melalui jalan yang lumayan ekstrim.
Yaitu jalan menurun yang curam dan beberapa tangga bambu. Jadi hati-hati ya
saat melintasinya. Tapi jangan khawatir, disini sudah tersedia " rest
area " berupa beberapa bangku yamg disediakan warga
untuk menikmati panorama Coban Sewu dan
untuk tempat istirahat.
Selain
itu, anda juga dapat melihat panorama air terjun lain yang berasal dari aliran Gua
Tetes:
Selepas "rest area" ini jalan yang dilewati semakin sulit dan curam. Eitttss... Jangan khawatir, warga lokal sudah membuatkan tangga bambu untuk turun dan pagar bambu sebagai pegangan. Setelah
berjalan kurang lebih 30 menit dan menyeberang sungai beberapa kali. Akhirnya
sampailah di bawah aliran air terjun Coban
Tumpak Sewu.
Setelah puas menikmati Coban
Tumpak Sewu, saya menuju gua
Tetes. Untuk menuju gua
Tetes, kita cukup mengikuti aliran sungai dari Coban
Tumpak Sewu. Saat menuju ke gua
Tetes, kita akan dikenakan tarif
tambahan sebesar Rp 5.000,- sebagai biaya tiket masuk Gua
Tetes. Dan inilah pemandangan Gua
Tetes yang berhasil saya dokumentasikan.
Di bawah gua Tetes ini, juga terdapat sebuah telaga kecil yang bernama Telaga Biru. Namun sayang, saat sampai di telaga ini cuaca menjadi gerimis sehingga saya harus cepat-cepat kembali ke tempat parkir agar tidak terjebak banjir.
Telaga Biru
Dan benar saja, saat akan menaiki tangga
hujan turun dengan derasnya. Dan saat saya tiba di warung di atas air terjun. Terlihat di bawah, aliran sungai
Glidik banjir. Hufft. Untung sudah saya sudah naik.
Alhamdulillah.
Air terjun Tumpak Sewu ini indah banget kan? Jadi kapan kamu liburan ke sini? Jadi Ayo Mbrasak Sekarang.
Saran Ane:
Saran Ane:
- Jika cuaca memburuk, segera naik ke atas agar terhindar dari terjebak / terseret banjir mengingat sungai Glidik adalah sungai aliran lahar hujan Gunung Semeru.
- Jika anda jarang berolahraga dan ingin turun ke bawah air terjun, sebaiknya lewat Gua Tetes, atau desa Sidomulyo saja karena kontur medannya tidak sesulit jika melewati desa Sidorenggo, kecamatan Ampelgading.
- Siapkan fisik anda.
- Jangan ambil apapun selain foto, jangan tinggalkan apapun kecuali jejak langkahmu.
- Patuhi aturan warga dan hormati kearifan lokal warga.
- Gunakan sandal anti selip agar tidak mudah terpeleset.
- Jangan gunakan pagar bambu untuk bersandar. Nanti kalau pagarnya patah, kamu akan terjun bebas.
Koordinat
GPS: 08°13′45.7″S 112°55′02″E
Air Terjun
Air Terjun di Lumajang
Air Terjun di Malang
Air Terjun Tumpak Sewu
Coban Tumpak Sewu
Jawa Timur
Lumajang
Malang
Wisata Alam
Wisata Keluarga
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Komentar
Air terjun dengan keindahan alam yang luar biasa. Untuk mencapai lokasi air terjun, dapat melalui 2 jalur. Jalur atas medan yang dilalui lebih ringan. Cocok untuk yang tidak terlalu menyukai aktivitas fisik yang berat. Jika melalui jalur bawah, Anda akan melalui medan yang cukup sulit dan terjal. Tetapi sebagai bonus, terdapat wisata Goa Tetes yang bisa Anda kunjungi sebelum menuju ke Air Terjun Tumpak Sewu
BalasHapusIya bisa bikin takjub siapapun yang datang ke sana. Namun kalau mau turun pasti butuh stamina yang prima apalagi naiknya... Dengkul rasanya mau copot habis dihajar tanjakan yg wow banget. #EfekJarangOlahRaga
Hapus